BOTOX
Apa itu BOTOX?
BOTOX® adalah salah satu merek Botulinum Toxin Type A yang digunakan dalam dunia medis dan estetika.
Botulinum toxin bekerja dengan mengurangi sinyal saraf ke otot atau kelenjar tertentu untuk sementara. Karena cara kerjanya tersebut, Botox tidak hanya digunakan untuk kerutan wajah, tetapi juga dapat digunakan pada otot tertentu yang memengaruhi bentuk wajah dan tubuh serta untuk beberapa kondisi medis.
Untuk treatment wajah, GLOSKIN membaginya menjadi BOTOX 3D dan BOTOX 6D.
BOTOX 3D
Fokus pada 3 area utama wajah bagian atas:
- Forehead — garis dan kerutan di dahi
- Glabella — garis di antara alis saat mengernyit
- Crow’s Feet — kerutan di sudut mata saat tersenyum
BOTOX 3D ditujukan untuk Sahabat yang ingin mengurangi tampilan kerutan akibat ekspresi terutama di area dahi dan sekitar mata.
BOTOX 6D – Full Face Botox
Area yang ditreatment dapat mencakup dahi, sekitar mata, hidung, sekitar mulut, dagu, hingga rahang sesuai kebutuhan. Tidak semua area harus disuntik. Dokter akan menentukan otot yang perlu ditreatment berdasarkan bentuk wajah, ekspresi, dan kekuatan otot masing-masing pasien.
Apa Saja yang Bisa Dibantu dengan BOTOX?
Selain BOTOX 3D dan 6D, botulinum toxin dapat digunakan untuk beberapa kebutuhan lain.
Face & Body Contouring
Masseter Botox
Membantu membuat rahang terlihat lebih ramping jika bentuk rahang yang lebar dipengaruhi oleh otot masseter yang besar.
Trapezius Botox
Membantu mengurangi aktivitas dan tampilan otot trapezius yang menonjol sehingga area bahu dapat terlihat lebih ramping pada kondisi yang sesuai.
Calf Botox
Membantu mengurangi tampilan betis yang besar apabila penyebab utamanya adalah otot betis yang dominan.
Kondisi Tertentu
Hyperhidrosis / Keringat Berlebih
Botulinum toxin dapat membantu mengurangi produksi keringat berlebih dengan menghambat sinyal saraf yang merangsang kelenjar keringat. Salah satu area yang dapat ditreatment adalah ketiak.
Chronic Migraine / Migrain Kronis
BOTOX® juga digunakan sebagai terapi pencegahan migrain kronis pada pasien yang memenuhi kriteria medis. Treatment ini tidak ditujukan untuk semua jenis sakit kepala atau migrain dan memerlukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Dokter akan menentukan otot atau area yang menjadi penyebab masalah, kemudian botulinum toxin disuntikkan pada titik dan dosis tertentu. Efeknya bersifat sementara. Pada otot, treatment membantu mengurangi kontraksi. Sedangkan pada hyperhidrosis, botulinum toxin membantu mengurangi rangsangan pada kelenjar keringat.
Siapa yang Cocok?
Botulinum toxin dapat dipertimbangkan untuk Sahabat yang memiliki:
- Kerutan akibat ekspresi wajah
- Aktivitas otot tertentu yang memengaruhi bentuk wajah
- Rahang lebar akibat otot masseter
- Otot trapezius atau betis yang dominan
- Keringat berlebih pada area tertentu
- Migrain kronis yang memenuhi kriteria medis
Penyebab masalah perlu diperiksa terlebih dahulu. Contohnya, rahang, bahu, atau betis yang terlihat besar tidak selalu disebabkan oleh otot, sehingga Botox belum tentu menjadi treatment yang tepat.
Berapa Lama Tindakan & Masa Pemulihan?
Durasi treatment umumnya sekitar 10–30 menit, tetapi dapat lebih lama tergantung area dan tujuan tindakan.
Setelah tindakan dapat muncul kemerahan, sedikit bengkak, nyeri pada titik suntikan, atau memar sementara. Waktu pemulihan dan anjuran setelah treatment dapat berbeda sesuai area yang dikerjakan.
Kapan Hasil Terlihat & Berapa Lama Bertahan?
Efek botulinum toxin muncul secara bertahap dalam 3–14 hari setelah treatment.
Ketahanan hasil 4–4,5 bulan. Dapat berbeda pada setiap orang dan bergantung pada area, tujuan treatment, dosis, kekuatan otot, serta respons tubuh. Evaluasi dokter diperlukan untuk menentukan waktu treatment berikutnya.
Apakah Bisa Dikombinasikan dengan Treatment Lain?
Bisa, jika diperlukan. Untuk treatment wajah, Botox dapat dikombinasikan dengan HA filler, skin booster, laser, atau treatment lifting apabila masalah juga berkaitan dengan volume, kualitas kulit, atau kekenduran jaringan. Kombinasi treatment akan ditentukan berdasarkan masalah yang ingin ditangani, bukan sekadar menambah jumlah tindakan.
Konsultasikan dengan Dokter GLOSKIN
Botox memiliki banyak kegunaan, tetapi titik, dosis, dan tujuan treatment berbeda untuk setiap orang.
Dokter GLOSKIN akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab masalah dan menentukan apakah botulinum toxin merupakan pilihan yang sesuai.
Treatment yang tepat bukan tentang menggunakan Botox sebanyak mungkin, tetapi menggunakan dosis yang sesuai pada area yang memang membutuhkan.


